Kabut Asap Karhutla, Ruang Oksigen Puskesmas Menteng Dimanfaatkan 48 Warga
PALANGKA RAYA, EXISTNEWS.ID – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti Kota Palangka Raya membuat fasilitas ruang oksigen di Puskesmas Menteng semakin banyak dimanfaatkan masyarakat.
Sejak dibuka pada bulan lalu, tercatat kurang lebih 48 warga telah menggunakan layanan ruang oksigen tersebut. Sebagian besar datang dengan keluhan gangguan pernapasan yang diduga berkaitan dengan paparan kabut asap.
Plt Kepala UPT Puskesmas Menteng, Didik Purwanto, mengatakan layanan ruang oksigen tersebut terus dimanfaatkan masyarakat, terutama pada sore hingga malam hari.
“Untuk ruang oksigen sampai hari ini kurang lebih 48 orang sudah memanfaatkan,” kata Didik, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Didik, warga yang datang untuk memanfaatkan layanan tersebut terdiri dari berbagai kelompok usia. Mayoritas pengguna merupakan orang dewasa, meski terdapat pula beberapa anak-anak.
“Datangnya dari pagi sampai malam, tetapi memang paling banyak sore sampai malam,” ujarnya.
Didik menegaskan, layanan ruang oksigen di Puskesmas Menteng tidak hanya diperuntukkan bagi warga di wilayah Menteng. Seluruh masyarakat Kota Palangka Raya yang membutuhkan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.
Ruang oksigen juga disiagakan selama 24 jam sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kapan saja ketika mengalami gangguan pernapasan dan membutuhkan bantuan oksigen.
Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat layanan rumah oksigen sebagai langkah mengantisipasi dampak kesehatan akibat kabut asap karhutla. Layanan tersebut diupayakan tetap berjalan hingga malam hari bahkan 24 jam, dengan menyesuaikan ketersediaan tenaga kesehatan.
Saat ini, rumah oksigen yang disiapkan Pemko Palangka Raya mencapai sekitar 20 titik. Fasilitas tersebut terdiri dari 11 puskesmas, enam kelurahan, dan tiga posyandu, serta masih akan terus ditambah sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain layanan oksigen, Pemko Palangka Raya juga mengoptimalkan Call Center 112 untuk menangani kebutuhan darurat masyarakat. Pemerintah turut membagikan masker secara gratis melalui kelurahan dan puskesmas yang dapat diambil warga tanpa dipungut biaya.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla yang masih berlangsung di Palangka Raya.

Tinggalkan Balasan