Exist News

Update Berita

Tingkatkan Literasi Digital, Kominfo Palangka Raya Latih KIM Manfaatkan AI

PALANGKA RAYA, EXISTNEWS.ID – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya bekerja sama dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BLSDM) Komdigi Banjarmasin menggelar Pelatihan Pemasaran Digital dengan Kecerdasan Buatan (AI) bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kota Palangka Raya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rahan Pumpung Bapperida Kota Palangka Raya, Senin (11/5/2026), dengan menghadirkan 31 peserta dari berbagai pelaku usaha dan komunitas masyarakat.

Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Kominfo Kota Palangka Raya, Hendra Surya, mengatakan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan saat ini telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari komunikasi, pencarian informasi hingga pemasaran digital.

Ia menjelaskan, jika dahulu komunikasi masih mengandalkan telepon kabel dan informasi diperoleh melalui media cetak, kini semuanya dapat diakses secara online dengan lebih cepat dan mudah.

“Pemasaran yang dulunya membutuhkan biaya besar dan keahlian khusus, sekarang dapat dilakukan siapa saja melalui platform digital. Pelatihan ini kami selenggarakan secara gratis agar peserta mampu meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital,” ujarnya.

Hendra juga mendorong peserta untuk aktif belajar dan terus berlatih dalam menggunakan teknologi digital, khususnya AI. Menurutnya, kecerdasan buatan hanyalah alat bantu untuk mempercepat pekerjaan, bukan pengganti kreativitas dan pemikiran kritis manusia.

Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat.

Sementara itu, Trainer Digipreneur Komdigi Banjarmasin, Arief Fajar Kurniawan, memaparkan pentingnya pemanfaatan AI dalam dunia bisnis untuk meningkatkan efisiensi, baik bagi usaha offline maupun online.

Dalam sesi diskusi, Arief mengajak peserta memperkenalkan diri, jenis usaha yang dijalankan, serta strategi promosi yang digunakan melalui platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook.

Berbagai peserta memperkenalkan produk usaha mereka, mulai dari makanan ringan hingga kerajinan tangan. Mereka juga berbagi pengalaman terkait pemasaran produk secara online maupun offline menggunakan platform digital.

“Pemanfaatan teknologi, khususnya AI dan media sosial, sangat membantu pengembangan usaha di era digital saat ini,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

You cannot copy content of this page

Exit mobile version