Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Diperkuat, PAD Palangka Raya Didorong Meningkat
PALANGKA RAYA, EXISTNEWS.ID – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Sinergi Partisipasi Masyarakat, Pengendalian Inflasi, dan Optimalisasi Kanal Pembayaran Digital (QRIS, E-Commerce, dan UE Reader) yang dipimpin langsung Wali Kota Palangka Raya Fairid Napari di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (10/8/2026).
Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini, Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Arbert Tombak, serta anggota Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Palangka Raya.
Dalam arahannya, Fairid menekankan pentingnya kolaborasi seluruh perangkat daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, transparan, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menurutnya, partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
Aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai ruang partisipasi, termasuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), perlu menjadi bahan pertimbangan agar program pembangunan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
Selain partisipasi masyarakat, Fairid menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Untuk itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, perangkat daerah, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat dalam memastikan ketersediaan barang dan jasa sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Rakor juga membahas optimalisasi kanal pembayaran digital, seperti QRIS, E-Commerce, dan UE Reader, sebagai bagian dari transformasi sistem pembayaran daerah. Pemanfaatan kanal digital dinilai dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran sekaligus meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas penerimaan daerah.
“Optimalisasi kanal pembayaran digital juga diharapkan dapat mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palangka Raya. Semakin mudah dan beragam pilihan kanal pembayaran yang tersedia, semakin besar peluang masyarakat untuk melakukan pembayaran secara tepat waktu dan non-tunai,” jelas Fairid.
Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem pemerintahan yang digital, inklusif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Fairid berharap sinergi antara partisipasi masyarakat, pengendalian inflasi, dan transformasi digital dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Kota Palangka Raya.










Tinggalkan Balasan Batalkan balasan