Pemprov Kalteng dan GAPKI Perkuat Sinergi Tata Kelola Sawit
PALANGKA RAYA, EXISTNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat langkah strategis dalam pengelolaan potensi perkebunan sawit sebagai salah satu sektor andalan daerah. Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kalteng, H. Rizky R. Badjuri, menggelar rapat bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalteng di Kantor GAPKI Palangka Raya, Kamis (28/08/2025).
Pertemuan tersebut membahas penyelarasan data terkait alat berat, kendaraan operasional, hingga kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini menjadi tantangan di lapangan. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan keakuratan data, mempercepat penyampaian laporan, serta berdampak pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rizky menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, yang menekankan pentingnya pengelolaan data sawit secara terpadu.
“Sawit adalah sektor strategis bagi perekonomian Kalteng. Dengan data yang akurat, kita bisa memaksimalkan kontribusi PAD sekaligus memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan. Ke depan, tidak boleh lagi ada disparitas data antarinstansi,” ujar Rizky.
Selama ini, perbedaan data antara Disbun, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan pihak perusahaan kerap menimbulkan hambatan, terutama terkait perpajakan, distribusi kuota BBM, hingga penggunaan flowmeter. Melalui forum ini, Disbun dan GAPKI berkomitmen mencari solusi bersama agar masalah tersebut dapat segera teratasi.
GAPKI Kalteng menyambut baik langkah sinergi yang digagas pemerintah daerah. Organisasi tersebut menilai penyelarasan data tidak hanya memperkuat iklim usaha, tetapi juga mendukung visi pembangunan hijau dan berkelanjutan.
Dengan adanya konsolidasi yang lebih solid, sektor perkebunan sawit di Kalteng diharapkan mampu menjadi penggerak PAD sekaligus contoh praktik tata kelola perkebunan yang transparan dan akuntabel di tingkat nasional.










Tinggalkan Balasan Batalkan balasan