Exist News

Update Berita

Kesbangpol Kalteng Gelar Sosialisasi Pencegahan Ekstremisme dan Terorisme bagi ASN Provinsi Kalteng

Plt. Sekda Kalteng Leonard. S Ampung Saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng

PALANGKA RAYA, EXISTNEWS.ID — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme bagi ASN Provinsi Kalteng Tahun 2025 yang bertempat di Ballroom Hotel Best Western, Jalan RTA Milono Km 1,5, Kota Palangka Raya, Selasa (24/06/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari perwakilan dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam sambutan Gubernur Kalteng yang dibacakan oleh Plt. Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, disampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam mendukung stabilitas dan keamanan nasional.

“Ekstremisme yang mengarah pada terorisme merupakan tindakan yang menggunakan kekerasan atau ancaman ekstrem dalam mendukung aksi teror, yang tentu menjadi ancaman bagi stabilitas negara dan kedamaian masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan yang terencana, sistematis, dan terpadu,” ujar Leonard dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme, kepala daerah memiliki tanggung jawab atas pelaksanaan rencana aksi tersebut di daerah masing-masing.

“Sebagai bentuk komitmen daerah, Gubernur Kalimantan Tengah telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 200/Kesbangpol tanggal 11 April 2025 tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika, perjudian daring, korupsi, dan tindakan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol, Katma F. Dirun, melalui laporan yang dibacakan oleh perwakilannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi rencana aksi nasional di tingkat provinsi. Tujuannya adalah agar ASN dapat memahami, meningkatkan kewaspadaan, serta menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran paham ekstremisme dan terorisme, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan ASN dapat memperkuat perannya dalam menjaga ideologi Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini antara lain:

1. Perwakilan dari Satgas Wilayah Kalimantan Tengah Densus 88 Anti Teror Polri,

2. Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Tengah,

3. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng,

4. Widyaiswara dari BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah.

Dengan semangat “Belom Bahadat”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata menuju Kalteng Berkah, Maju, dan Bermartabat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

You cannot copy content of this page