Exist News

Update Berita

Disbudpar Kalteng Gelar Launching Event Taman Budaya Tahun 2025, Fokus pada Pelestarian Seni dan Budaya Lokal

Sahli Gubernur Kalteng Bidang Ekbang Yuas Elko

PALANGKA RAYA, EXISTNEWS.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalimantan Tengah melalui UPT Taman Budaya sukses menggelar acara Gelar Seni Budaya “Launching Event Taman Budaya Tahun 2025” yang digelar di Panggung Teater Terbuka UPT Taman Budaya, Jalan Temanggung Tilung XIII, Palangka Raya, pada Jumat malam (25/01/2025).

Kepala Disbudpar Provinsi Kalteng yang diwakili oleh Kepala UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, Wildae D. Binti, dalam laporannya menjelaskan bahwa tema kegiatan kali ini adalah peluncuran event seni budaya tahun 2025. Tahun ini, Taman Budaya akan lebih aktif menggelar berbagai kegiatan seni setiap bulan sepanjang tahun. Acara tersebut akan melibatkan berbagai tema yang selaras dengan kesepakatan forum taman budaya se-Indonesia dan memperingati hari-hari besar di Kalimantan Tengah.

Selain itu, Taman Budaya juga akan kembali menampilkan cerita-cerita legenda dan kearifan lokal tentang kepahlawanan dalam bentuk sendratari, yang akan diselenggarakan dua bulan sekali, dengan total lima kali pertunjukan pada tahun ini. Pameran seni rupa, lomba, serta workshop juga akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya daerah.

Kegiatan ini mendapat dukungan anggaran dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Wildae juga menyampaikan rasa bangga karena Kalimantan Tengah berhasil mempertahankan akreditasi Tipe A pada tahun 2024, dan berharap bisa mempertahankannya hingga penilaian puncak di tahun 2027.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, yang membuka acara, menekankan pentingnya kebudayaan dan kreativitas para seniman dalam menarik wisatawan domestik dan internasional. Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan pesan Gubernur Kalimantan Tengah mengenai pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.

“Mempertahankan eksistensi budaya bangsa adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat, maupun penggiat seni. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memberikan perhatian besar dalam pembinaan dan pengembangan seni budaya daerah, sebagai bagian dari kebudayaan nasional,” ujar Yuas.

Acara ini juga menampilkan pertunjukan dari 10 sanggar seni budaya Kalimantan Tengah, termasuk sanggar seni budaya Hagatang Tarung, Betang Batarung, Kahanjak Huang, dan lainnya. Selain itu, Adik-adik dari GDXC juga turut menampilkan kreasi seni yang beragam.

Melalui acara ini, diharapkan seni dan budaya Kalimantan Tengah dapat semakin berkembang dan dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional, sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya.

(Muel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Selamat_20260618_115629_0000
Salinan dari Selamat_20260724_101803_0000
Salinan dari 17 AGUSTUS 1945 - 17 AGUSTUS 2026_20260811_143717_0000
previous arrow
next arrow
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Selamat_20260712_211205_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Selamat_20260724_102918_0000
17 AGUSTUS 1945 - 17 AGUSTUS 2026_20260811_142720_0000
previous arrow
next arrow
Coklat dan Hijau Ilustrasi Hari Waisak Poster_20260716_215002_0000
Salinan dari Coklat dan Hijau Ilustrasi Hari Waisak Poster_20260724_094436_0000
HUT RI Ke-81_20260804_154813_0000
previous arrow
next arrow

You cannot copy content of this page